A detik-1 B. mol-1 dm-3 detik-1 C. mol-2 dm 6 detik-1 D. mol 2 dm-6 detik-1 E. mol-3 dm 9 detik-1 13.Dalam suatu eksperimen untuk menyelidiki laju reaksi untuk reaksi: X + Y Z Data hasil percobaannya adalah : No. [X] awal [Y] awal Laju 1 2 3 0,10 0,10 0,10 0,10 0,30 0,30 2,2 x 10-4 19,8 x 10-4 19,8 x 10-4 Grafik yang menggambarkan tingkat Padapercobaan kali ini adalah untuk menyelidiki pengaruh Luas permukaan bidang sentuh terhadap Suhu juga turut berperan dalam mempengaruhi laju reaksi.Apabila suhu pada suatu reaksi yang berlangsung dinaikan,maka menyebabkan pertikel semakin aktif bergerak sehingga tumbukan yang terjadi semakin sering menyebabkan laju reaksi semakin PENENTUANBILANGAN KOORDINASI ION Cu2+. A. Tujuan : Mengetahui koordinasi ion Cu2+ atau Tembaga (II) B. Dasar Teori : Ion Kompleks merupakan ion yang tersusun dari suatu ion atau atom pusat yang dikelilingi oleh sejumlah ion atau molekul yang terikat pada atom pusat dengan ikatan koordinasi. Ion kompleks dapat berupa kation atau anion kompleks 163.6 Memahami teori tumbukan dalam reaksi kimia berdasarkan Laju reaksi L2 Menentukan faktor-faktor yang PGK-L1 dari suatu reaksi kesetimbangan dan melakukan perhitungan Kinematika gerak C4 Menemukan percobaan yang tepat untuk menyelidiki BS- L1 LL2b hubungan antar dua besaran tertentu. . Orde reaksi menunjukkan besarnya pengaruh konsentrasi reaktan terhadap laju reaksi. Suatu reaksi dapat memiliki orde berupa orde nol, satu, dua, tiga, atau pecahan. Penentuan orde reaksi dapat dihitung berdasarkan data eksperimen. Data eksperimen tersebut dapat dibandingkan dengan memperhatikan kondisi yang sama pada setiap zat. Orde X dapat dihitung berdasarkan data konsentrasi Y yang sama yaitu pada percobaan 2 dan 3. Pada percobaab 2 dan 3, konsnetrasi Y tetap, konsentrasi X naik dua kali dan laju reaksi tetap, maka orde terhadap X dapat dihitung sebagai berikut. Dengan demikian, orde reaksi terhadap X adalah 0 yang berarti konsentrasi X tidak berpengaruhi terhadap laju reaksi. Orde reaksi tinkat 0 digambarkan pada kurva berikut. Jadi, jawaban yang benar adalah A. PembahasanNilai orde reaksi A dapat ditentukan dari percobaan 1 dan 2 Perlu diingat, dalam soal yang diketahui berupa data waktu. Hubungan laju reaksi dan waktuadalah v 2 ​ v 1 ​ ​ t 2 ​ 1 ​ t 1 ​ 1 ​ ​ 8 1 ​ 16 1 ​ ​ 16 8 ​ 2 1 ​ 2 1 ​ 1 x ​ = = = = = = = ​ k [ A ] 2 x ​ [ B ] 2 y ​ k [ A ] 1 x ​ [ B ] 1 y ​ ​ k [ A ] 2 x ​ [ B ] 2 y ​ k [ A ] 1 x ​ [ B ] 1 y ​ ​ k [ 0 , 04 ] x [ 0 , 6 ] y k [ 0 , 02 ] x [ 0 , 6 ] y ​ k [ 0 , 04 ] x [ 0 , 6 ] y k [ 0 , 02 ] x [ 0 , 6 ] y ​ 2 1 ​ x 2 1 ​ x 1 ​ Jadi nilai orde A = x = 1 dengan grafik Jadi, jawaban yang benar adalah orde reaksi A dapat ditentukan dari percobaan 1 dan 2 Perlu diingat, dalam soal yang diketahui berupa data waktu. Hubungan laju reaksi dan waktu adalah Jadi nilai dengan grafik Jadi, jawaban yang benar adalah A. IklanIklanMZM Z09 Desember 2021 0720Jawaban terverifikasiv = k [X]^x[Y]^y *Maka, orde reaksi terhadap [Y]^y gunakan percobaan 1 dan 3 0,1/0,3^y = 1/3^y = 1/9 y = 2 1Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!MZM Z09 Desember 2021 0720Dengan demikian orde reaksi Y adalah orde 2IklanIklanSPSalsabilla P09 Desember 2021 1121Terimakasih  0Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!Yah, akses pembahasan gratismu habisDapatkan akses pembahasan sepuasnya tanpa batas dan bebas iklan! PembahasanPembahasan *Menentukan orde B data 1 dan 2 1 Orde reaksi 1 berarti , jika konsentrasi B dinaikkan satu kali, maka laju reaksi juga meningkat satu kali. Jika konsentrasi dinaikkan dua kali, maka laju reaksi akan meningkat dua kali. Jadi, grafik yang paling tepat untuk menggambarkan orde 1 adalah opsi CPembahasan *Menentukan orde B data 1 dan 2 1 Orde reaksi 1 berarti , jika konsentrasi B dinaikkan satu kali, maka laju reaksi juga meningkat satu kali. Jika konsentrasi dinaikkan dua kali, maka laju reaksi akan meningkat dua kali. Jadi, grafik yang paling tepat untuk menggambarkan orde 1 adalah opsi C

dalam suatu percobaan untuk menyelidiki laju reaksi